Penyaluran Dana Pemulihan Ekonomi NTT Capai Rp792,18 Miliar

Kupang – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Nusa Tenggara Timur Kementerian Keuangan mencatat penyaluran dana Program Pemilihan Ekonomi Nasional (PEN) di NTT hingga kini mencapai sebesar Rp792,18 miliar.

“APBN melanjutkan dukungan terhadap Program PEN dengan total penyaluran dana PEN di NTT sampai saat ini mencapai Rp792,18 miliar,” kata Kepala Kantor Wilayah DJPb NTT Catur Ariyanto Widodo dalam keterangan yang diterima di Kupang, Selasa, (31/5/2022).

Ia menyampaikan hal itu berkaitan dengan kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk pelaksanaan Program PEN di NTT hingga April 2022.

Penyaluran dana PEN menyasar klaster perlindungan sosial mencakup Program Keluarga Harapan senilai Rp379,16 miliar bagi sebanyak 222.414 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Kemudian Program Kartu Sembako senilai Rp299,09 miliar yang telah disalurkan bagi 99.006 KPM serta BLT minyak goreng dengan nilai yang tersalurkan Rp25,85 miliar bagi sebanyak 86.198 KPM.

Selain itu klaster kesehatan berupa klaim pasien atau pembayaran kepada rumah sakit dalam perawatan pasien COVID-19 senilai Rp88,06 miliar dengan jumlah pasien 1.735 orang.

Catur mengatakan realisasi penyaluran dana PEN ini menunjukkan kinerja belanja APBN yang membaik selain dari peningkatan realisasi belanja kementerian/lembaga, penyaluran Tunjangan Hari Raya maupun Transfer Ke Daerah (TKD).

Kinerja APBN ini, kata dia diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi pada Triwulan II-2022 di NTT.

Catur menambahkan seluruh jajaran Kementerian Keuangan di daerah berkomitmen untuk terus mengawal pelaksanaan APBN agar tetap responsif, fleksibel dan berkelanjutan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi NTT. (Ant)