Pemkot Kupang Mulai Salurkan Dana Bantuan Bencana Seroja

Kupang – Pemerintah Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur mulai menyalurkan dana bantuan stimulan rumah (BSR) bencana alam badai siklon tropis Seroja sebesar Rp150,985 miliar untuk 12.192 kepala keluarga yang terdampak bencana.

“Dana bantuan ini bersumber dari Pemerintah Pusat melalui BNPB untuk korban bencana alam badai siklon tropis Seroja. Secara resmi penyaluran dana ini mulai dilakukan sehingga tidak ada spekulasi terhadap dana seroja itu,” kata Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore di Kupang, Senin, (11/4).

Jefri Riwu Kore mengatakan hal itu saat melaunching penyaluran dana bantuan bagi korban bencana alam seroja di Kota Kupang.

Ia mengatakan, Pemerintah Kota Kupang tidak mengelola dana seroja karena dana Rp150 miliar itu ditransfer pemerintah pusat ke BRI.

“Dana ini masih diblokir dan akan ditransfer langsung oleh BRI ke rekening milik penerima bantuan yang telah memenuhi syarat. Kami perlu tegaskan bahwa dana ini terlambat disalurkan karena banyak persyaratan yang harus dipenuhi para penerima,” kata Jefri Riwu Kore.

Ia berharap para penerima bantuan memanfaatkan dana secara baik untuk membangun kembali rumah yang rusak akibat diterjang badai Seroja pada 4 April 2021.

Ia juga mendorong masyarakat yang belum melengkapi semua persyaratan administrasi untuk pencairan dana seroja agar secepatnya dilengkapi sehingga dana segera direalisasikan BRI.

Sementara itu Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kupang, Ernest ludji mengatakan alokasi dana bantuan stimulan rumah (BSR) bagi korban bencana alam badai siklon tropis Seroja mencapai Rp150,985 miliar untuk 12.192 kepala keluarga.

Terdiri dari rusak ringan 10.926 rumah dengan alokasi bantuan mencapai Rp109,260 miliar, rusak sedang sebanyak 863 unit rumah dengan total bantuan Rp21,575 miliar, sedangkan rumah dengan kategori rusak berat mencapai 403 unit rumah dengan total dana bantuan Rp20,15 miliar.

Menurut dia pemerintah Kota Kupang mulai melakukan distribusi bantuan bagi korban bencana alam yang diawali dua kelurahan yaitu Kelurahan Oepura dan Kelurahan Airmata dengan total penerima bantuan 145 kepala keluarga.

“Proses penyaluran dana bantuan sudah mulai dilakukan bagi warga yang sudah melengkapi semua dokumen yang menjadi syarat untuk penyaluran dana bantuan seroja,” kata Ernest Ludji. (Ant)