Gelar Bakti Sosial Kemenkumham NTT bersama Sejumlah Instansi

Kupang – Sebanyak 79 warga binaan pemasyarakatan (WPB) di Lempaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kupang, Nusa Tenggara Timur menerima vaksin COVID-19 untuk mencegah menyebarnya COVID-19 di lingkungan lapas, khususnya varian baru Omicron.

Kepala Kanwil Kemenkumham NTT Marciana D Jone kepada wartawan di Kupang, Minggu mengatakan bahwa ada sekitar 471 orang WBP di lapas itu, yang menerima vaksin pada Sabtu (5/2) adalah yang sebelumnya belum sempat divaksin.

“Jadi ini sisanya yang sebelumnya belum bisa vaksin dan kini baru divaksin,” katanya saat memantau langsung kegiatan bakti sosial serentak kolaborasi antara FK KMK UGM, Kemenkumham, asosiasi RS TNI-Polri, BKKBN, YHKI, Koseindo dan komponen masyarakat lainnya.

Dalam bakti sosial itu, berbagai kegiatan dilakukan mulai dari vaksinasi COVID-19, penyuluhan kesehatan bagi WBP dan pengobatan massal bagi 135 orang.

Ia menjelaskan bahwa berdasarkan Undang-undang No.39 Tahun 1999 tentang HAM telah mengamanatkan bahwa pemerintah wajib dan bertanggung jawab menghormati, melindungi, menegakkan, dan memajukan hak asasi manusia.

Salah satunya, memastikan hak-hak dasar masyarakat yang di dalamnya termasuk kesehatan dapat terpenuhi dengan baik.

“Hal ini sejalan dengan tujuan kegiatan bakti sosial untuk bagaimana meningkatkan derajat kesehatan masyarakat khususnya WBP. Program ini luar biasa,” katanya.

Ia mengaku siap menindaklanjuti kerjasama dengan melakukan kegiatan serupa menyasar WBP pada lapas-lapas yang ada di luar Kota Kupang. (Ant)